Menunaikan ibadah haji adalah dambaan setiap Muslim. Namun, biaya yang cukup besar sering kali menjadi tantangan, terutama bagi mereka yang memiliki gaji pas-pasan. Namun bukan berarti tidak memiliki kesempatan sama sekali, kamu bisa tetap mewujudkan impian untuk beribadah ke Tanah Suci dengan Tabungan Haji yang tepat.

Sebagai lembaga keuangan berbasis masjid yang peduli terhadap kesejahteraan umat, Koperasi At-Taqwa memberikan tips memilih tabungan haji agar anda bisa mewujudkan untuk ibadah ke Tanah Suci meskipun gaji pas-pasan.

Apa Itu Tabungan Haji?

Tabungan Haji adalah simpanan untuk perorangan yang disediakan oleh lembaga keuangan yang tujuan mengumpulkan dana yang diperuntukan untuk membiayai ibadah haji.

Menurut Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 Pasal 46 tentang Pengelolaan Keuangan Haji disebutkan bahwa pengelolaan keuangan haji wajib dilakukan melalui bank umum syariah dan/atau unit usaha syariah serta dapat ditempatkan atau diinvestasikan.

Inilah 8 Tips untuk Memilih Tabungan Haji yang Tepat untuk Gaji Pas-pasan

Menunaikan Haji merupakan penyempurna rukun Islam yang ke-5. Haji juga merupakan ibadah yang unik karena memerlukan kesiapan secara fisik dan juga finansial yang cukup. 

Inilah 8 tips yang bisa kamu lakukan sebelum memilih tabungan haji:

ilustrasi menabung untuk berangkat haji via koperasi

1. Pilih Bank atau Lembaga Keuangan Syariah yang Terpercaya

Karena haji adalah ibadah, maka pastikan dana yang Anda tabung dikelola sesuai prinsip syariah terbebas dari riba dan gharar. Pilihlah bank atau lembaga keuangan berbasis syariah yang sudah memiliki izin resmi dan terdaftar di Kementerian Agama.

Pastikan juga bank atau lembaga keuangan yang anda pilih memiliki akad syariah yang jelas, seperti wadiah (titipan) atau mudharabah (bagi hasil), sehingga anda terbebas dari unsur riba.

2. Periksa Setoran Awal dan Jumlah Setoran 

Setiap bank atau lembaga keuangan syariah memiliki kebijakan berbeda mengenai jumlah nominal setoran awal dan setoran rutin. Jika gaji anda pas-pasan, pilihlah tabungan dengan setoran awal yang ringan dan fleksibilitas dalam menyetor dana.

Rata-rata setoran awal berkisar antara Rp 100.000 – Rp 500.000 tergantung dari bank atau lembaga keuangan syariah

Jika anda sudah mengetahui kisaran dari saldo setoran awal maka jumlah setoran rutin bulanan yang disarankan mulai dari Rp 50.000 – Rp 200.000 agar tidak membebani keuangan anda.

Jika memungkinkan, manfaatkan fitur autodebet, sehingga tabungan akan terisi secara otomatis setiap bulan tanpa harus melakukan setor manual.

3. Pilih Tabungan yang Terhubung dengan SISKOHAT

Salah satu faktor terpenting dalam memilih tabungan adalah harus terintegrasi dengan SISKOHAT (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu) Kementerian Agama RI.

Mengapa ini menjadi pertimbangan penting yang harus diperhatikan? 

  • Memastikan Anda mendapatkan nomor porsi haji resmi setelah saldo mencapai minimal Rp 25 juta.
  • Menghindari risiko penipuan atau pengelolaan dana yang tidak transparan.
  • Menjamin tabungan Anda digunakan khusus untuk keperluan haji.

Sebelum membuka rekening tabungan, anda bisa menanyakan kepada bank atau lembaga keuangan syariah apakah tabungan tersebut sudah terhubung dengan SISKOHAT.

4. Pilih yang Bebas Biaya Administrasi atau Biaya Ringan

Sebagai peserta dengan gaji terbatas, anda tentu ingin memaksimalkan setiap rupiah yang ditabung. Oleh karena itu, pilih tabungan yang tidak banyak membebankan biaya administrasi bulanan atau memiliki potongan biaya yang sangat kecil. 

Anda bisa melakukan perbandingan biaya administrasi dari beberapa bank atau lembaga keuangan sebelum membuat keputusan, dan pastikan tidak ada potongan tidak jelas yang bisa mengurangi saldo tabungan. Semakin kecil biaya administrasi maka semakin cepat tabungan bisa terkumpul!

5. Cek Fasilitas Tambahan yang Ditawarkan 

Beberapa bank menawarkan fasilitas tambahan yang biasanya menjadi nilai tambah bagi nasabah atau peserta.

6. Gunakan Strategi Menabung yang Tepat

Jika anda memiliki gaji pas-pasan, penting untuk menggunakan strategi menabung yang efektif. Berikut beberapa cara yang bisa diterapkan:

Metode 1: Menabung Harian

  • Menyisihkan Rp 10.000 per hari → Dalam 1 bulan akan terkumpul Rp 300.000.
  • Dalam 7 tahun, saldo bisa mencapai Rp 25 juta yang mana angka ini cukup untuk mendapatkan nomor porsi haji.

Metode 2: Menabung dari Bonus dan THR yang didapatkan 

  • Gunakan 50% dari THR dan bonus tahunan untuk menambah saldo tabungan.
  • Dengan cara ini, anda bisa mempercepat pencapaian target tabungan.

Metode 3: Menabung dengan Pola 50-30-20

  • 50% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk kebutuhan sekunder, 20% untuk tabungan.
  • Cara ini membantu Anda tetap memiliki keseimbangan dalam mengatur keuangan.

7. Pastikan Ada Kemudahan untuk Mengubah atau Mencairkan Dana Jika Diperlukan

Meskipun tabungan ini diperuntukkan untuk ibadah haji, terkadang ada situasi darurat yang membuat anda perlu menggunakan dana tersebut.

Sebelum membuka rekening tabungan, tanyakan kepada pihak bank mengenai kebijakan pencairan dana, seperti, apakah dana bisa dialihkan ke keperluan lain jika diperlukan? apakah ada biaya penalti jika ingin mencairkan dana sebelum mencapai nominal tertentu?

Pastikan bahwa anda tetap memiliki fleksibilitas dalam mengelola dana tabungan ini.

8. Hitung Estimasi Waktu Pendaftaran dan Keberangkatan Haji

Karena antrian keberangkatan haji di Indonesia cukup panjang, yang bisa mencapai 10-30 tahun tergantung daerah, maka penting untuk segera mendapatkan nomor porsi haji.

Maka anda perlu mencapai target jumlah tabungan untuk mendapatkan nomor porsi haji terlebih dahulu, dengan contoh simulasi tabungan seperti berikut:

  • Jika menabung Rp 500.000 per bulan, dalam 4 tahun 2 bulan saldo mencapai Rp 25 juta.
  • Jika menabung Rp 1 juta per bulan, saldo Rp 25 juta bisa tercapai dalam 2 tahun 1 bulan.

Semakin cepat saldo terkumpul, semakin cepat anda bisa mendaftar dan mendapatkan nomor porsi haji.

Tabungan Haji Berbasis Koperasi

Jika anda lebih nyaman dan sudah terbiasa bersentuhan dengan lembaga keuangan koperasi, maka menabung untuk haji di koperasi bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun ternyata di Indonesia belum banyak koperasi yang menyediakan layanan tabungan ini untuk anggotanya.
Koperasi At-Taqwa Cirebon menyediakan layanan untuk tabungan haji yang setoran awalnya dimulai hanya dari Rp. 500,000,00. Koperasi At-Taqwa sudah menerapkan digitalisasi sehingga anggota yang diluar kota Cirebon tetap dapat mengakses layanan ini.

Pin It on Pinterest